Sudah banyak sekali tulisan-tulisan yang menganjurkan kita sebagai manusia untuk hidup bervegetarian. Mereka memberi alasan-alasan kalau vegetarian itu adalah hidup itu harus penuh cinta kasih, karena dengan menjadi vegetarian dan tidak memakan hewan, berarti kita mengasihi sesama makhluk hidup, lalu apakah tumbuhan itu bukan makhluk hidup ? Ataupun juga vegetarian menjadikan hidup kita lebih sehat, benarkah ? Dan juga alasan-alasan lainnya. Tulisan ini bukanlah untuk membantah semua alasan-alasan untuk menjadi vegetarian di atas, tapi lebiih untuk memberikan penjelasan kalau kita tidak menjadi vegetarian adalah karena ada beberapa vitamin dan mineral yang tidak dapat dipenuhi dari hanya dengan memakan tumbuhan saja.

Kekurangan salah satu vitamin atau mineral yang memang dibutuhkan tubuh tidak saja membuat kita mengalami gangguan keseimbangan dalam sistem tubuh, tapi juga dapat menggangu pertumbuhan dan malah menimbulkan penyakit dalam tubuh kita. Vitamin dan mineral yang tidak dapat disediakan atau tersedia terbatas oleh tumbuhan adalah sebagai berikut :

1. Seng (Zn)

Sebuah badan gizi Fairbank melaporkan bahwa 2 kelompok anak-anak di Mesir dan Iran, yang menderita kurang makan. Menu dari kedua kelompok anak tersebut  tidak mengandung protein hewani sama sekali, tetapi seluruhnya terdiri dari roti dan kacang-kacangan (Iran) serta roti dari gandum dan roti dari jagung (Mesir). Kedua kelompok anak tersebut menjadi kerdil, alat seksnya tidak berkembang, hati dan ginjalnya membengkak dan terjadi gejala anemia gizi.

Diperkirakan kebutuhan zinc adalah 15 mg bagi anak di atas usia 11 tahun. Telah dibuktikan bahwa zinc dalam protein nabati kurang tersedia dan lebih sulit digunakan dalam tubuh manusia daripada zinc yang terdapat dalam protein hewani.

Akibat kekurangan zinc antara lain : berpengaruh terhadap jaringan testikular, sehingga produksi testoteron dan gonadotropin menurun.

Sumber makanan yang mengandung zinc : daging, unggas, ikan laut, telur, keju, susu dan peanut butter.

2. Natrium

Tubuh manusia memerlukan 1,8 gr Natrium per kg berat badan. Pangan nabati mengandung natrium lebih sedikit dibandingkan dengan pangan hewani.

Akibat kekurangan : Hilang nafsu makan, apatis dan pegal-pegal.

3. Vitamin D

Dibutuhkan 135 SI Vitamin D perhari untuk orang normal. Bagi wanita hamil dan menyusui dianjurkan tambahan 400 SI sehari untuk menjamin kecukupan Vitamin D bagi janin dan bayi yang disusui.

Sumber Vitamin D juga terdapat  pada sumber makanan hewani, seperti minyak ikan, telur, hati dan susu.

Akibat kekurangan Vitamin D : gangguan penyerapan kalsium dan fosfor pada saluran pencernaan, gangguan mineralisasi struktur tulang dan gigi, pertumbuhan tulang tidak normal (rakhitis).

4. Asam Pantotenat

Vitamin ini adalah hasil penyatuan 2 macam zat organik suatu derivat butirat dengan asam amino alanin.

Vitamin ini merupakan bagian dari koenzim, diperlukan untuk pembuatan zat lipoid yang dibetuk di bagian luar (korteks) kelenjar tak bersaluran dan masuk ke dalam darah sebagai hormon. Koenzim tersebut mempunyai peranan dalam proses kimiawi jaringan dalam mempergunakan zat makanan, serta perombakan karbohidrat, asam lemak, dan asam amino menjadi karbohidrat dan air serta energi. Jadi tanpa asam pantotenat ini, nasi (karbohidrat) yang kita makan tidak akan merubah menjadi energi dan hanya menjadi sampah saja dalam tubuh kita.

Akibat kekurangan : dapat mengakibatkan rambut rontok, rambut putih, gangguan pada kulit dan syaraf dan pada kelenjar adrenal.

Sumber asam pantotenat : hati, daging, susu.

5. Cholesterol

Menjadi vegetarian dan tidak ada cholesterol dalam tubuh bukan berarti kita menjadi sehat, justru tidak cukup cholesterol malah akan menjadikan kita sakit. Jadi yang benar adalah menjaga keseimbangan cholsterol dalam tubuh kita.

Cholesterol merupakan bagian yang penting dalam sel dan jaringan tubuh, otak, syaraf, ginjal, limpa, hati dan kulit disebut sebagai “Endegenous Cholesterol”. Cholesterol memegang peranan penting dalam biosintesa / produksi asam empedu, beberapa hormon tertentu serta biosintesa Vitamin D. Cholesterol dirubah dalm mukosa usus dan kulit menjadi 7-dehidrocholesterol yang merupakan pro Vitamin D. Bila terkena sinar matahari akan merubah menjadi Vitamin D3. Hormon yang membutuhkan cholesterol sebagai precusor adalah hormon-hormon sex / kelamin dan adrenokontico hormon.

Sumber : kuning telur, ikan, otak, hati, organ kelenjar dari kerbau, sebagian terdapat pada lemak hewani seperti daging berlemak, lemak susu penuh, butter fat, cream keju.

6. Vitamin B12 (Sianokobalamina)

Vitamin B12 dihasilkan dari kobalt yang terdapat dalam tanah. Tumbuhan menyerap kobalt tersebut dan dimakan oleh hewan seperti sapi, domba dan kambing dan bakteri-bakteri yang dalam lambung (rumen) mengubah kobalt menjadi Vitamin B12. Hewan tersebut menyerap Vitamin B12 dan mendistribusikan ke seluruh tubuh. Manusia dan hewan mengkomsumsi daging dan susu hewan ini sehingga mendapatkan Vitamin B12. Bahan hasil nabati tidak mengandung Vitamin B12.

Fungsi Vitamin B12: menjaga agar sel-sel berfungsi normal terutama sel-sel pencernaan, sistem urat syaraf dan sumsum tulang. Dalam sumsum tulang Vitamin B12 sangat diperlukan untuk sintesa DNA. Bila DNA tidak diproduks, erothoblast tidak membelah diri tetapi membesar menjadi megablast yang kemudian masuk ke dalam sirkulasi darah.

Kekurangan Vitamin B12 dapat menyebabkan pernicious anemia, yaitu suatu penyakit yang dapat menurun karena faktor intrinsik tidak diproduksi oleh tubuh dan akibatnya Vitamin B12 tidak dapat diserap. Sumsum tulang tidak dapat memproduksi sel eritrosit yang normal, tetapi memproduksi dan memasukkan sel makrosit ke dalam saluran darah. Karena itu daya angkut hemoglobin menjadi sangat terbatas. Akibatnya timbul anemia, pucat, gangguan perut, kurang sehat dan glositis.

7. Besi

Fungsi besi adalah pembentukan sel darah merah dan metabolisme, pembentukkan molekul hemoglobin baru dalam sumsum tulang.

Daya absorpsi besi berbeda-beda untuk tiap bahan pangan. Besi dari telur terserap 6%, besi dari daging ayam terserap 11%, besi dari bayam hanya 1% dan besi dari jagung hanya 3%, sedangkan orang dalam keadaan normal menyerap 5-10% besi perhari dan orang yang kekurangan besi menyerap 10-20% besi perhari.

Tabel penyerapan besi :

Besi dari Komoditi

% Penyerapan

Beras

1%

Kedelai

5%

Jagung

3%

Ikan

11%

Hati

13%

Akibat kekurangan : Anemia, mudah terserang cacing pita.

Sumber makanan yang dilaporkan FAO/WHO bahwa besi yang berasal dari hasil ternak ternyata lebih mudah diserap daripada yang dari hasil nabati. Sumber utama besi adalah hati, daging dan kuning telur.

Selain itu masih banyak lagi vitamin dan mineral yang sebenarnya pada makanan hewani lebih baik daripada makanan nabati. Untuk itulah sebabnya kita tidak menjadi vegetarian.

Jika ada orang yang berkata ada seseorang yang terkena penyakit kanker, itu dikarenakan dia tidak menjadi vegetarian, itu adalah sebuah pernyataan yang sangat bodoh. Menjadi vegetarian tidak berarti tidak bisa terkena kanker, dan orang tersebut terkena kanker bukan karena ia tidak menjadi vegetarian. Tapi lebih disebabkan karena ia tidak menjaga keseimbangan makanannya. Bisa jadi ia terlalu banyak makan makanan daging yang dipanggang dan lupa memakan sayuran dan buah-buahan, jadi bukan karena ia tidak vegetarian.

Untuk itulah kita dianjurkan untuk selalu menjaga keseimbangan makanan supaya kita tetap hidup sehat, seimbang antara daging dan tumbuhan. Selain itu jika ditambah lagi dengan lien kung, seperti olahraga, shen kung, chi kung dan cing co, maka akan lebih membuat kita lebih fit, awet muda dan mempunyai pikiran yang tenang serta relax.

Salam Hangat TAO.

Popularity: 56% [?]

  • Share/Bookmark

No related posts.

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.